DIII Teknik Kimia

Teknik kimia merupakan Program Studi yang mempelajari proses pengolahan industri melalui penerapan hukum-hukum kimia dan fisika untuk mengolah bahan baku menjadi produk secara ekonomis. Di Politeknik LPP, Prodi teknik kimia berkonsentrasi pada proses kimia industri perkebunan, khususnya industri gula dan hilir sawit. Saat ini, kebutuhan dunia akan industri hasil perkebunan terus meningkat, bukan hanya sektor hulu namun hingga ke hilir. Adanya industrialisasi yang bersih, aman dan ramah lingkungan membuat tantangan baru bagi seorang engineer lulusan Teknik kimia. Akan tetapi, hal ini justru akan memperluas cakupan bidang Teknik Kimia yang dengan bekal keilmuannya dapat membuat para lulusannya mengembangkan produk-produk perkebunan ke arah teknologi pangan, bioproses, teknologi material, teknologi polimer dan sebagainya. Kesemuanya itu dalam cakupan industri hilir perkebunan.

Di program studi ini, mahasiswa tidak hanya diajarkan mengenai proses pengolahan industri perkebunan, namun mahasiswa juga akan diajarkan mengenai tata kelola industri termasuk laboratorium; pengoperasian alat-alat industri dan perancangannya; analisis produk hasil perkebunan; K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) pabrik pengolahan perkebunan; penanganan limbah industri perkebunan hingga pengawasan dan manajemen pabrik perkebunan. Kurikulum Program studi Teknik Kimia meliputi mata kuliah wajib dan mata kuliah peminatan. Mata kuliah peminatan berkonsentrasi pada gula tebu, gula rafinasi dan hilir sawit. Selain itu, juga ada tugas mandiri terbimbing bagi mahasiswa yaitu Praktek Kerja Lapang (PKL) I sampai III, Proyek Akhir dan Seminar Penelitian.

VISI

Menjadi pusat penyedia lulusan Ahli Madya Teknik Kimia yang professional, berkarakter, dan inovatif di bidang proses industri kimia sektor agroindustry komoditas tebu dan sawit.

MISI

  1. Menyelenggarakan Pendidikan vokasi yang professional dan relevan dengan kebutuhan industri perkebunan;
  2. Menyelenggarakan proses pembelajaran yang mengikuti perkembangan teknologi, dengan memperhatikan pembinaan karakter baik dan kemandirian lulusan;
  3. Menghasilkan karya terapan yang berorientasi pada kebutuhan industri dan masyarakat;
  4. Menjalin hubungan dan kerjasama yang harmonis dengan pemangku kepentingan guna pengembangan keahlian dan keilmuan.