
Politeknik LPP Yogyakarta resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul. Kedua belah pihak menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada 20 Mei 2025 di Gedung Mandala Saba, Bantul. Agenda ini merupakan bagian dari kolaborasi Pemkab Bantul dengan sejumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di bawah naungan LLDIKTI Wilayah V DIY.
MoU ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan. Fokus utamanya adalah mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Ruang lingkup kerja sama mencakup pendidikan, penelitian terapan, magang mahasiswa, hingga pengabdian masyarakat.
Kontribusi Sektor Perkebunan dan Teknologi sebagai kampus vokasi bidang perkebunan, Politeknik LPP akan memberikan kontribusi nyata. Kampus ini siap mendukung program strategis Pemkab Bantul dalam sektor perkebunan dan ketahanan pangan. Selain itu, kolaborasi ini menyasar program pemberdayaan masyarakat desa melalui teknologi terapan.
Kerja sama ini juga mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dan dosen di wilayah Bantul. Langkah tersebut selaras dengan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Politeknik LPP tidak hanya menjadi pusat pengajaran, tetapi juga mitra aktif pembangunan lokal.
Implementasi Program dan Pengembangan Inovasi Penandatanganan MoU ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Langkah konkret ini menjembatani kebutuhan pemerintah dengan potensi keilmuan kampus di Yogyakarta. Kemitraan ini akan berlanjut pada tahap implementasi program yang lebih nyata.
Beberapa rencana aksi meliputi riset bersama, pendampingan UMKM, dan pelatihan kewirausahaan. Mahasiswa juga berpeluang mendapat pengalaman praktis melalui program pembangunan di Bantul. Politeknik LPP dan Pemkab Bantul kini berkomitmen menciptakan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.


