Politeknik LPP - BPDP Gelar Workshop Sawit di Bandung “dari Limbah Jadi Produk Bernilai”

Politeknik LPP bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menggelar workshop inovasi produk sawit pada 9-10 Juli 2025 di Bandung. Sebanyak 60 pelaku UMKM dan 10 siswa SMA mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Peserta fokus mempelajari cara mengolah bahan dan limbah sawit menjadi produk bernilai tambah.
Bapak Anwar Sadat (BPDP), Ibu Galuh Banowati (Politeknik LPP), dan Bapak H. Tatang Mochtar (Kadiskop UMKM Bandung) membuka acara tersebut. Mereka sepakat bahwa UMKM harus terus berinovasi dan bervariasi. Melalui produk berbahan sawit, UMKM dapat bertumbuh sekaligus mempromosikan kebaikan komoditas ini kepada masyarakat luas.
Teori dan Strategi Pengembangan Usaha dari Ibu Galuh Banowati berharap kegiatan ini mampu mengenalkan produk turunan sawit kepada generasi muda. Sementara itu, Bapak Anwar Sadat menekankan peran BPDP dalam mendukung promosi kebaikan sawit melalui pegiat UMKM. Dukungan ini bertujuan agar produk lokal memiliki daya saing yang lebih kuat.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bandung optimis terhadap potensi inovasi ini. Menurut Bapak H. Tatang Mochtar, kreativitas pelaku usaha di Bandung sangat luar biasa. Sektor UMKM di wilayah ini juga tergolong stabil sehingga produk limbah sawit punya peluang besar untuk berkembang.
Praktek Langsung Pembuatan Produk di hari kedua workshop berfokus pada sesi praktek yang sangat dinamis. Peserta mencoba membuat tiga jenis produk berbeda:
Tim UMKM Politeknik LPP mendampingi setiap tahapan produksi hingga proses pengemasan. Mereka juga mengedukasi peserta bahwa sebagian besar produk harian manusia sebenarnya berbahan dasar sawit. Diskusi interaktif mengenai peluang dan tantangan bisnis turut mewarnai sesi ini.
Peserta Digital Marketing dan Kolaborasi antar UMKM tidak hanya membuat produk, tetapi juga belajar cara memasarkannya melalui media sosial. Mereka mempraktekkan teknik pengambilan foto kemasan yang menarik dan penyusunan copywriting sederhana lewat ponsel. Salah satu peserta mengaku sangat terbantu dengan materi digital marketing yang aplikatif ini.
Sesi terakhir menjadi ajang integrasi dan berbagi pengalaman antar peserta. Para pegiat UMKM saling bertukar informasi mengenai komunitas usaha di berbagai kecamatan. Model kegiatan yang menggembirakan ini membuat esensi pembelajaran lebih mudah terserap oleh seluruh peserta.
Apresiasi dan Harapan Masa Depan dari Bapak H. Tatang Mochtar mengapresiasi Politeknik LPP dan BPDP atas inisiatif kolaborasi ini. Ia berharap program serupa bisa menjangkau lebih banyak peserta pada masa mendatang. Peserta pun merasa puas karena mendapatkan ide-ide segar untuk mengembangkan usaha mereka dengan bahan yang ramah lingkungan.