BEM KM Politeknik LPP Yogyakarta melalui Kementerian Pengabdian Masyarakat resmi membuka kegiatan Politeknik untuk Negeri (PUN) di Aula Kalurahan Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program kerja tahunan yang berfokus pada penguatan kontribusi mahasiswa dalam pembangunan desa.
Wakil Direktur II Politeknik LPP, perwakilan Unit Kemahasiswaan, dosen pembimbing, organisasi mahasiswa, Lurah Nglanggeran, beserta elemen masyarakat setempat turut menghadiri pembukaan kegiatan ini. Selanjutnya, kegiatan tersebut akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 8 hingga 22 Agustus 2025, dan berpusat di Padukuhan Doga, Kalurahan Nglanggeran. Oleh karena itu, dengan mengusung tema “Bersatu dalam Keberagaman Disiplin Ilmu Menuju Pembangunan Berkelanjutan”, program ini bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai keilmuan mahasiswa. Langkah ini dilakukan demi mendukung potensi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rangkaian Kegiatan:
Bidang Pelatihan dan Pemberdayaan:
1. Workshop Pembuatan Kompos dan Biogas
2. Workshop Budidaya Kakao, termasuk teknik pengendalian hama dan penyakit tanaman
3. Pelatihan Pembukuan dan Digital Marketing bagi UMKM
4. Pelatihan Pembuatan Kerupuk dari Kulit Kakao
5. Pelatihan Pertanian Hidroponik
6. Bidang Sosial dan Edukasi:
Program PUN Mengajar untuk anak-anak usia sekolah
1. PUN Cek Kesehatan, layanan kesehatan gratis untuk warga
2. Bakti Sosial, kegiatan pembersihan tempat ibadah
Dalam rangka peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, mahasiswa juga menggandeng Karang Taruna setempat untuk menyelenggarakan lomba rakyat dan kegiatan kebersamaan.
PUN 2025 menjadi wadah pengabdian yang berbasis keilmuan dan kolaborasi antar sektor. Kegiatan ini diharapkan mendorong sinergi antara kampus dan desa dalam konteks pembangunan yang berkelanjutan.


