
CHEESE 2025 jadi ajang kolaborasi ilmiah dan sportivitas mahasiswa Teknik Kimia. Himpunan Mahasiswa Teknologi Rekayasa Kimia Industri (HIMATEKIM) Politeknik LPP Yogyakarta sukses menggelar Kegiatan tahunan CHEESE 2025 merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh HIMATEKIM di bawah naungan Divisi Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM). Tahun ini, CHEESE menghadirkan tiga sub-acara utama, yaitu Seminar Nasional, Lomba Esai Nasional, dan Badminton Chemical Competition (BCC). Ketiga kegiatan tersebut dirancang untuk mengembangkan potensi akademik, kreativitas, serta menumbuhkan semangat sportivitas mahasiswa Teknik Kimia.
Seminar Nasional menjadi wadah pertukaran ilmu dan gagasan antara akademisi, industri, dan pemerintah. Lomba Esai Nasional mendorong generasi muda untuk menuangkan ide dan inovasi di bidang hilirisasi perkebunan. Sementara itu, BCC menjadi sarana mempererat solidaritas dan kebersamaan antar mahasiswa Teknologi Rekayasa Kimia Industri Politeknik LPP Yogyakarta.
Puncak kegiatan CHEESE 2025 berlangsung pada 13 Oktober 2025 di Auditorium Politeknik LPP Yogyakarta melalui Seminar Nasional yang menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Rahayu Dwi Mampuni, S.Kom. dari APROBI (Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia), Ir. Dwi Purnomo Putranto, M.Sc. dari Asosiasi Gula Indonesia (IKAGI), serta Dr. Ir. Hari Yuwono, M.Sc., M.M., IPM., selaku PFAN Country Coordinator Indonesia & WIPO GREEN Project, Winrock International. Seminar ini dipandu oleh Dr. Anna Kusumawati, S.P., M.Sc., Ketua Unit Penelitian dan Pengabdian Politeknik LPP Yogyakarta.
Dalam sesi seminar, para narasumber membahas pentingnya hilirisasi perkebunan, pengembangan bioenergi, serta sinergi lintas sektor untuk mendorong terwujudnya industri hijau berkelanjutan di Indonesia. Antusiasme peserta tampak tinggi melalui partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi interaktif.
Ketua Pelaksana CHEESE 2025, Reza Noprianti, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat inovasi dan kontribusi mahasiswa dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang Teknologi Rekayasa Kimia Industri.
“Melalui CHEESE 2025, kami ingin mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam menciptakan ide-ide kreatif dan solusi inovatif bagi pengembangan sektor perkebunan di Indonesia,” ujarnya.
Pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan CHEESE 2025 berjalan dengan baik berkat kerja keras panitia, dukungan pihak kampus, serta partisipasi aktif peserta dan mitra sponsor. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai sponsor utama, serta dukungan dari Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), Asosiasi Gula Indonesia (AGI), dan Dana Pensiun Perkebunan (DAPENBUN) sebagai sponsor pendukung.
Melalui CHEESE 2025, HIMATEKIM Politeknik LPP Yogyakarta terus memperkuat sinergi antara akademisi, industri, dan pemerintah dalam mendorong inovasi, hilirisasi, serta keberlanjutan sektor perkebunan menuju terwujudnya green industry yang ramah lingkunga
n

