13 Mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta Resmi Ikuti Program Magang Makmur PT Petrokimia Gresik

YOGYAKARTA – Sebanyak 13 mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta secara resmi mengikuti Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) atau yang dikenal dengan Magang Makmur yang diselenggarakan oleh PT Petrokimia Gresik. Program magang ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia kampus dan dunia usaha dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, khususnya pada sektor perkebunan, pangan, dan energi.

Sinergi Kampus dan Industri untuk Siapkan SDM Unggul

Direktur Politeknik LPP Yogyakarta, M. Mustangin, menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam program Magang Makmur ini adalah langkah strategis kampus. Hal ini sejalan dengan visi institusi untuk mencetak lulusan vokasi yang siap kerja, memiliki daya saing tinggi, dan mampu menjawab tantangan industri perkebunan modern.

“Melalui Magang Makmur dari Petrokimia Gresik, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja nyata di industri. Mereka juga berkesempatan memperluas wawasan, mengasah keterampilan teknis, serta membangun jejaring profesional yang akan menjadi bekal penting setelah lulus nanti,” ujar M. Mustangin.

Program magang mahasiswa bersertifikat ini akan berlangsung selama 6 bulan. Para mahasiswa akan ditempatkan di berbagai daerah sesuai dengan penugasan dan kebutuhan dari perusahaan.

Pengalaman Langsung di Sektor Pertanian Masyarakat

Para peserta magang menyambut program ini dengan antusias. Salah satu peserta Magang Makmur, Heru Wansyah Harahap, mengungkapkan bahwa program ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswa.

“Kesempatan ini sangat berharga karena kami bisa belajar langsung di lapangan. Kami dituntut untuk memahami kondisi pertanian masyarakat secara langsung, sekaligus mengaplikasikan ilmu perkebunan yang sudah diperoleh di kampus,” ungkap Heru.

Dengan berjalannya program Magang Makmur ini, Politeknik LPP Yogyakarta berharap dapat semakin memperkuat eksistensinya sebagai kampus vokasi perkebunan unggulan. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi kampus dalam mendukung ketahanan pangan dan energi menuju Indonesia Emas 2045.