Politeknik LPP Pertahankan Juara 1 Tekpro National Competition (TENACO) Tingkat Nasional 2025

Prestasi mahasiswa Program Studi Pengelolaan Perkebunan yang kembali meraih hasil terbaik pada ajang kompetisi nasional Tekpro National Competition (TENACO) Tahun 2025 melalui Politeknik LPP Pertahankan Juara 1 Tekpro National Competition (TENACO) Tingkat Nasional 2025.

Tim mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta yang terdiri dari Aura Balqis Cleo N.H., Abiyyu Putra Yuanto, dan Mhd. Imam Maulana Purba berhasil mempertahankan predikat Juara 1 dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Capaian ini menunjukkan konsistensi prestasi mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta dalam bidang akademik dan inovasi di sektor perkebunan.

Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (TPTP), Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (Poltek CWE), menghadirkan TENACO 2025. Ajang kompetisi nasional ini mengundang mahasiswa dan pelajar dari seluruh penjuru Indonesia untuk berkompetisi.

Melalui kompetisi ini, generasi muda dapat menyalurkan ide, kreativitas, serta inovasi mereka di era digital. TENACO 2025 menjadi wadah strategis untuk mengasah potensi dan mencetak agen perubahan masa depan.

Mengusung tema “UTIDIGENZ – Ukir Prestasi dan Kreativitas di Era Gen Z”, TENACO 2025 mendorong peserta untuk menampilkan gagasan dan karya terbaik yang relevan dengan tantangan zaman. Melalui ajang ini, peserta dituntut tidak hanya memiliki pemahaman akademik, tetapi juga kemampuan berpikir kreatif dan solutif.

Keberhasilan tim Politeknik LPP Yogyakarta mempertahankan gelar Juara 1 menjadi bukti kualitas pembelajaran dan pembinaan mahasiswa di Program Studi Pengelolaan Perkebunan. Prestasi ini juga mencerminkan sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, serta dukungan institusi dalam mendorong pengembangan potensi dan daya saing mahasiswa.

Politeknik LPP Yogyakarta berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, berinovasi, dan mengharumkan nama institusi melalui berbagai ajang kompetisi akademik maupun nonakademik di tingkat nasional.