Jadi Pilihan Kampus Perkebunan, Politeknik LPP Yogyakarta Dipercaya BPDP dalam Program Beasiswa SDM Perkebunan 2026

Jadi pilihan kampus perkebunan, Politeknik LPP Yogyakarta dipercaya Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dalam Program Beasiswa SDM Perkebunan 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia di sektor perkebunan Indonesia.

Jadi pilihan kampus perkebunan, Politeknik LPP Yogyakarta dipercaya Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dalam Program Beasiswa SDM Perkebunan 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia di sektor perkebunan Indonesia. Penandatanganan kerja sama program tersebut berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026 di Ballroom BPDP, Jakarta, dan disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Dalam program Beasiswa SDM Perkebunan BPDP 2026, Politeknik LPP Yogyakarta menjadi salah satu perguruan tinggi yang dipercaya untuk mendukung pengembangan pendidikan bagi calon sumber daya manusia perkebunan. Kepercayaan tersebut semakin memperkuat posisi Politeknik LPP sebagai perguruan tinggi vokasi yang memiliki fokus dan pengalaman panjang dalam menyiapkan tenaga profesional untuk sektor perkebunan.

Penandatanganan kerja sama dilakukan antara BPDP dengan Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta (YPPY) sebagai badan penyelenggara pendidikan Politeknik LPP Yogyakarta dan Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI). Dalam kegiatan tersebut, Politeknik LPP Yogyakarta turut diwakili oleh Direktur Politeknik LPP, M. Mustangin, bersama Rektor ITSI, Purjianto, serta Ketua Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta, Sosiawan Hari Kustanto.

Program Beasiswa SDM Perkebunan BPDP merupakan salah satu langkah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan sektor perkebunan. Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan, tetapi juga diarahkan untuk memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Bagi Politeknik LPP Yogyakarta, keterlibatan dalam program ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknis dan pengalaman praktis. Pembelajaran di Politeknik LPP yang dekat dengan dunia industri menjadi salah satu bekal bagi mahasiswa untuk memahami kondisi nyata sektor perkebunan.

Direktur Politeknik LPP Yogyakarta, M. Mustangin, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan BPDP menjadi kesempatan penting bagi Politeknik LPP untuk semakin memperkuat kontribusinya dalam menyiapkan sumber daya manusia perkebunan. Menurutnya, pendidikan perkebunan tidak cukup hanya memberikan pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga harus membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Sementara itu, Rektor ITSI, Purjianto, melihat kerja sama tersebut sebagai bentuk sinergi antara lembaga pendidikan dan BPDP dalam menyiapkan generasi penerus sektor perkebunan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan mahasiswa untuk memperoleh pendidikan yang relevan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perkembangan industri perkebunan.

Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta, Sosiawan Hari Kustanto, yang menegaskan komitmen yayasan dalam mendukung pendidikan perkebunan melalui lembaga pendidikan yang berada di bawah naungannya. Program beasiswa tersebut menjadi kesempatan untuk semakin banyak menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam penandatanganan kerja sama tersebut turut menunjukkan pentingnya pengembangan sumber daya manusia dalam mendukung keberlanjutan sektor perkebunan. Pendidikan dan peningkatan kompetensi menjadi bagian penting dalam memastikan sektor perkebunan memiliki tenaga profesional yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di sektor perkebunan, keterlibatan Politeknik LPP Yogyakarta dalam Program Beasiswa SDM Perkebunan 2026 semakin memperkuat pilihan pendidikan vokasi yang berfokus pada bidang perkebunan. Dengan pengalaman panjang dalam pendidikan perkebunan serta kedekatan dengan dunia industri, Politeknik LPP terus mempersiapkan mahasiswa agar tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan yang dibutuhkan di lapangan.

Melalui kerja sama dengan BPDP ini, Politeknik LPP Yogyakarta berharap semakin banyak generasi muda mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia profesional yang akan mengambil peran dalam pengembangan perkebunan Indonesia.