CHEESE 2026: HIMATEKIM Politeknik LPP Gelar Rangkaian Kegiatan Akademik, Olahraga, dan Seminar Nasional

CHEESE 2026: HIMATEKIM Politeknik LPP Gelar Rangkaian Kegiatan Akademik, Olahraga, dan Seminar Nasional

Himpunan Mahasiswa Teknologi Rekayasa Kimia Industri (HIMATEKIM) Politeknik LPP Yogyakarta menggelar rangkaian kegiatan CHEESE (Chemical Engineering Special Event) 2026. Tema tahun ini adalah “Kontribusi Sektor Perkebunan dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Energi Nasional: Peluang dan Tantangan menuju Keberlanjutan”. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak 3 hingga 12 Oktober 2026 dan mencakup kompetisi olahraga, lomba akademik, malam keakraban, serta seminar nasional.

Kegiatan dibuka dengan Badminton Chemical Competition (BCC) 2026 pada 3–4 Oktober 2026 di GOR Marga Jaya. Kompetisi ini diikuti 32 tim dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di bidang akademik, panitia menggelar CHEESE Competition 2026 yang terdiri atas Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Lomba Karya Poster. LKTI diikuti delapan kelompok dari berbagai perguruan tinggi. Tiga kelompok lolos ke babak final yang digelar secara daring pada 10 Oktober 2026. Lomba Karya Poster diikuti sepuluh peserta. Karya yang dilombakan di kedua kompetisi mengangkat gagasan yang sejalan dengan tema kegiatan.

Sehari kemudian, pada 11 Oktober 2026, digelar TRKI Gathering 2026 di Auditorium Politeknik LPP Yogyakarta dengan tema “Step in Together, Stay Close Forever”. Acara ini diisi penampilan mahasiswa angkatan 2022 hingga 2026 dan permainan yang melibatkan mahasiswa baru angkatan 2026 bersama kakak tingkatnya. Perwakilan angkatan 2022 menyampaikan pesan perpisahan, sedangkan perwakilan angkatan 2026 memberikan sambutan sebagai angkatan baru.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Seminar Nasional pada 12 Oktober 2026 di Narasena Co-Living, Yogyakarta, yang diikuti 230 peserta. Seminar ini menghadirkan dua pemateri. Pemateri pertama adalah Fajar Wahyudi, Direktur Eksekutif Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), dengan materi “Kontribusi Industri Biofuel dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional dan Transisi Energi Berkelanjutan”. Pemateri kedua adalah Ts. Muhammad Izzuddin bin Tuah, Leader of Environmental Affairs REGENERASI Youth Council, Malaysia, dengan materi “Sinergi Indonesia–Malaysia dalam Menjawab Tantangan Ketahanan Pangan dan Energi di Era Berkelanjutan”. Seminar dipandu oleh Ketua Unit Penelitian dan Pengabdian Politeknik LPP, Dr. Anna Kusumawati, S.P., M.Sc.

Fajar memaparkan perjalanan program biodiesel nasional hingga penerapan B50 pada Juli 2026, serta dampaknya terhadap penghematan devisa dan penurunan emisi. Izzuddin membahas pemanfaatan limbah sawit sebagai sumber energi, penggunaan teknologi pertanian modern, dan peluang kerja sama Indonesia–Malaysia, termasuk peran generasi muda di dalamnya.

Dalam seminar tersebut, APROBI dan Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri Politeknik LPP menandatangani Implementation of Agreement (IoA) untuk pelaksanaan kuliah umum. Acara juga diisi pemaparan dari Satgas PPKPT Politeknik LPP, post-test bagi peserta, pembagian doorprize bagi peserta dengan nilai post-test terbaik, pengumuman pemenang lomba, serta penyerahan plakat dan sertifikat kepada pemateri.

CHEESE 2026 terselenggara dengan dukungan APROBI, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), dan Koperasi Sejahtera Desa Cahya Bumi, Sumatera Selatan.

Melalui kegiatan ini, HIMATEKIM berharap mahasiswa dapat terus mengembangkan kemampuan akademik dan nonakademik, memperluas jejaring, serta lebih peduli pada persoalan ketahanan pangan dan energi.