YOGYAKARTA – Politeknik LPP Yogyakarta resmi menggandeng Asosiasi Planters Muda Indonesia (APMI). Kedua pihak menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (MoA). Acara penandatanganan ini berlangsung pada tanggal 18 September 2026.

Langkah ini bertujuan memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Selain itu, kolaborasi ini siap menjawab tantangan industri perkebunan masa depan.

Sinergi strategis ini menjadi langkah nyata perwujudan program link and match. Program ini menghubungkan dunia pendidikan vokasi dengan dunia usaha. Kerja sama ini mencakup beberapa pilar utama, yaitu:

  • Penyelarasan Kurikulum: Kampus menyesuaikan materi pembelajaran dengan standar kompetensi. Industri perkebunan modern juga turut menyumbangkan teknologi terbaru mereka.
  • Program Magang Industri: Mahasiswa berkesempatan menjalani praktik kerja lapangan secara komprehensif. Para planters profesional dari APMI siap membimbing mereka secara langsung.
  • Dosen Praktisi: Anggota APMI akan hadir sebagai dosen tamu. Mereka siap membagikan pengalaman riil dan studi kasus penyelesaian masalah. Penyerapan Lulusan: APMI memfasilitasi rekrutmen talenta unggul lulusan Politeknik LPP. Langkah ini membantu perusahaan perkebunan memenuhi kebutuhan tenaga kerja.
 

Direktur Politeknik LPP Yogyakarta, Dr. Ir. M. Mustangin, S.T., M.Eng, memberikan sambutan hangat. Ia menyebut kolaborasi ini sebagai tonggak penting bagi institusi.

“Tantangan industri perkebunan saat ini bukan hanya soal produktivitas,” ujarnya. “Industri juga menuntut keberlanjutan dan digitalisasi.”

Ia yakin kerja sama ini membuat mahasiswa kuat secara teori. Mahasiswa juga akan tangguh di lapangan dan siap memimpin transformasi.

Ketua Umum APMI, Fadli, menegaskan komitmen serupa. Asosiasi siap membina generasi penerus perkebunan.

“Kami melihat Politeknik LPP Yogyakarta sebagai kawah candradimuka calon planters andal,” tegasnya.

APMI berkomitmen menularkan etos kerja dan soft skills kepemimpinan. Mereka ingin para lulusan benar-benar adaptif dan siap kerja.

Jajaran manajemen, dosen, dan pengurus teras APMI menghadiri acara penandatanganan ini. Acara berlangsung dengan khidmat di kampus Politeknik LPP Yogyakarta.

Kedua pihak berharap kerja sama ini memberikan kontribusi positif. Kolaborasi ini siap meningkatkan daya saing industri perkebunan Indonesia pada tingkat global.