Politeknik LPP Bersama BPDP Gelar Kegiatan Workshop dan Fieldtrip UMKM Sawit

Politeknik LPP Yogyakarta bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sukses menyelenggarakan Workshop dan Fieldtrip UMKM Sawit. Mengusung tema “Pemberdayaan UMKM Guna Mendukung Pemanfaatan Produk Turunan Kelapa Sawit”, acara ini menghadirkan berbagai tokoh penting.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Divisi UKMK BPDP, Helmi Muhansyah, serta perwakilan dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY dan KPPN Yogyakarta. Selain itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM DIY serta Wakil Direktur II Politeknik LPP Yogyakarta juga turut mendukung jalannya acara.

Wakil Direktur II Politeknik LPP Yogyakarta, Galuh Banowati, menegaskan bahwa workshop ini merupakan wujud nyata penelitian dan pengabdian masyarakat. Kampus berkomitmen merangkul pelaku UMKM untuk memperluas edukasi mengenai potensi produk turunan kelapa sawit.

Agus Mulyono, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM DIY, menyebutkan ada sekitar 344.000 pelaku UMKM yang menggunakan produk turunan sawit. Namun, pelaku usaha mikro dan kecil masih sering menghadapi kendala saat ingin naik kelas menjadi usaha menengah. Workshop ini hadir sebagai solusi konkret atas permasalahan tersebut.

Pemerintah juga menekankan pentingnya kualitas SDM untuk memperkuat ekonomi nasional. Juli Kestijanti dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY berharap UMKM mampu meningkatkan mutu produk agar bisa menembus pasar global. Senada dengan hal itu, Helmi Muhansyah menyatakan bahwa BPDP siap membantu UMKM menciptakan peluang baru melalui inovasi produk sawit.

Acara yang berlangsung pada 26-27 Februari 2025 ini diikuti oleh seratus peserta. Peserta terdiri dari pelaku UMKM DIY serta akademisi dari Politeknik LPP, INSTIPER, dan AKPY. Pada hari pertama, para dosen Politeknik LPP mendemonstrasikan pembuatan reusable wrap berbahan sawit hasil riset internal mereka.

Selain materi teknis, CEO Smart Batik, Miftahudin Nur Ihsan, membagikan strategi pengembangan bisnis dari lokal menuju global. Pada hari kedua, peserta mengikuti fieldtrip ke workshop Smart Batik. Di sana, mereka mempelajari pembuatan malam batik berbasis sawit dan mencoba praktik membatik secara langsung.

Kedepannya, Politeknik LPP Yogyakarta akan terus menjalin kemitraan dengan BPDP. Fokus utama mereka tetap pada pengembangan produk turunan kelapa sawit serta pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan.