


Politeknik LPP Yogyakarta kembali menorehkan prestasi dengan meraih pendanaan Competitive Fund (CF) Vokasi 2024. Hibah pengembangan institusi dari Kemendikbudristek ini secara khusus menyasar Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan (BTP D-III). Melalui program ini, kampus berkomitmen meningkatkan kinerja perguruan tinggi, terutama pada sektor tata kelola dan kemitraan strategis.
Transformasi Melalui Teaching Factory
Selain memperkuat manajemen, dana hibah ini bertujuan memicu inovasi pembelajaran melalui wahana teaching factory. Program ini juga memfasilitasi implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) demi mendorong pendidikan vokasi yang berdaya saing unggul.
Prodi BTP mengusung keunggulan spesifik berupa “Pemeliharaan Tanaman Kelapa Sawit yang Unggul dan Berkelanjutan”. Oleh karena itu, fokus pendanaan tahun ini mengarah pada pengembangan teaching factory di bidang kelapa sawit. Fokus utamanya adalah menghasilkan tanaman kelapa sawit fase Belum Menghasilkan (TBM) yang memiliki kualitas unggul dan produktivitas tinggi.
Rangkaian Kegiatan Strategis
Guna mendukung target tersebut, Program Studi BTP telah menyusun serangkaian agenda penting, di antaranya:
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Politeknik LPP Yogyakarta optimis dapat mencetak lulusan yang siap menjawab tantangan industri perkebunan modern.