


Mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta resmi melepas kepanitiaan program Politeknik Untuk Negeri (PUN) pada Jumat (10/5). Mengusung tema “Mengabdi Pada Negeri, Mengembangkan Desa yang Mandiri”, acara pelepasan berlangsung di halaman kampus dengan kehadiran jajaran pimpinan kampus, organisasi mahasiswa, hingga berbagai unit kegiatan mahasiswa (UKM).
Wakil Direktur I Bidang Administrasi dan Keuangan, Bu Galuh, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, program PUN merupakan wujud nyata penerapan Tridharma Perguruan Tinggi. Beliau berharap kegiatan ini terus berlanjut setiap tahun dan menginspirasi institusi pendidikan lainnya.
Kegiatan pengabdian berlangsung selama tiga hari (11–13 Mei) di Dusun Danen, Kampung Kalen, Sleman. Pada hari pertama, Himpunan Mahasiswa Akuntansi mengambil peran di Masjid Al-Furqon. Mereka memberikan pelatihan pembukuan bisnis kepada para pemuda Karang Taruna.
Para mahasiswa tidak hanya memaparkan teori, tetapi juga membimbing masyarakat melakukan praktik pencatatan transaksi secara langsung. Tujuannya agar warga mampu mengelola administrasi keuangan usaha jasa maupun dagang secara akuntabel dan relevan.

Memasuki hari kedua, giliran Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEKIM) dan Himpunan Mahasiswa Budidaya Tanaman Perkebunan (BTP) yang beraksi. Mereka mengawali kegiatan dengan demonstrasi pembuatan pupuk organik, biodiesel, dan lubang biopori.
Beberapa poin utama pada hari kedua meliputi:
Pengolahan Limbah: HIMATEKIM mengajak warga menerapkan prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dengan mengolah daun kering menjadi pupuk kompos.
Kreativitas Sampah: Mahasiswa mengubah botol plastik bekas menjadi tempat sampah fungsional.
Penataan Taman: HIMA BTP DIII dan HMPS BTP DIV menyulap pekarangan “Guyup Rukun” menjadi taman bunga cantik menggunakan media ban bekas dan bambu.
Edukasi Anak: UKM Departemen Akademik memberikan motivasi belajar bagi anak-anak TPA Dusun Danen.

Kegiatan berakhir pada Minggu (13/5) dengan aksi gotong royong massal. Mahasiswa dan masyarakat bekerja sama membersihkan aliran sungai (kalen) dan area pemukiman di bawah panduan UKM KPPA. Direktur Politeknik LPP, Pak Ari Wibowo, menutup rangkaian acara ini secara resmi. Beliau berharap ilmu yang dibagikan mahasiswa dapat memajukan Dusun Danen menuju desa ekowisata di Yogyakarta. “Semoga Dusun Danen terus berprestasi dan silaturahmi dengan Politeknik LPP tetap terjaga,” ujar Pak Ari. Ketua RT setempat pun menyambut baik harapan tersebut dan berterima kasih atas kontribusi nyata para mahasiswa bagi kemajuan desa mereka.