

BEM Politeknik LPP Yogyakarta kembali menyelenggarakan Politeknik untuk Negeri (PUN) 2022. Tahun ini, panitia memilih Desa Madurejo, Prambanan, Sleman sebagai lokasi kegiatan. Dengan mengusung tema “Membangun Desa Madurejo yang Kreatif, Edukatif, dan Atraktif”, program ini fokus mengembangkan daya tarik agrowisata di Yogyakarta.
Kegiatan ini memadukan peran dosen dan mahasiswa sebagai bentuk nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi. Fokus utamanya terletak pada poin Penelitian, Pengembangan, serta Pengabdian kepada Masyarakat. Selain itu, PUN 2022 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperkaya pengetahuan dan pengalaman lapangan.
Tim pelaksana menerapkan metode partisipatif dan simulasi. Metode ini melibatkan pengajar, mahasiswa, dan masyarakat secara aktif. Mereka menekankan aspek teoritis sekaligus praktis dalam penerapan ilmu di lingkungan desa.
Acara resmi dimulai pada 28 Mei 2022 di Bendungan Grembyangan. Sejumlah tokoh hadir dalam pembukaan tersebut, mulai dari perangkat desa, Pokdarwis, hingga perwakilan Dinas PU Yogyakarta. Saktiyono Sigit Tri Pamungkas, selaku Kepala Unit Kemahasiswaan, membuka acara mewakili Wakil Direktur 3 Politeknik LPP. Seluruh rangkaian kegiatan ini akan berlangsung hingga Oktober mendatang.
Aldi, Ketua Panitia PUN 2022, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antarwarga kampus. Beliau juga menekankan pentingnya menumbuhkan jiwa sosial mahasiswa. Melalui pengabdian masyarakat ini, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan warga sekitar.

