Politeknik LPP Yogyakarta Berbagi Pengalaman Sistem Tata Kelola Kerja Sama dalam Lokakarya Perguruan Tinggi DIY

DSC00048

Politeknik LPP Yogyakarta Berbagi Pengalaman Sistem Tata Kelola Kerja Sama dalam Lokakarya Perguruan Tinggi DIY

Politeknik LPP Yogyakarta kembali memperkuat perannya dalam pendidikan vokasi. Institusi ini terpilih menjadi narasumber pada Lokakarya Kerja Sama garapan LLDIKTI Wilayah V di Auditorium STIPRAM Yogyakarta. Bapak Oni Apriyanto, S.P., M.Sc., selaku Wakil Direktur III, hadir mewakili kampus untuk membagikan strategi sukses mereka.

Acara ini hanya mengundang tiga Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di DIY sebagai pembicara:

  1. Universitas Islam Indonesia (UII)
  2. Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY)
  3. Politeknik LPP Yogyakarta

Politeknik LPP mencatatkan diri sebagai satu-satunya perwakilan vokasi dalam forum tersebut. Mereka memaparkan pencapaian nyata dalam mengelola jejaring kerja sama nasional maupun internasional.

Ekspansi Jejaring Global dan Kolaborasi Nasional
Hingga saat ini, Politeknik LPP telah menandatangani lebih dari 100 Nota Kesepahaman (MoU). Mitra mereka tersebar di berbagai negara seperti Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, hingga India. “Kerja sama ini mencerminkan komitmen kami untuk memperluas jejaring global. Kami ingin memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, dosen, dan institusi,” jelas Oni Apriyanto. Selain skala global, mereka juga aktif menjalin sinergi lokal melalui Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA). Beberapa mitra strategisnya antara lain:

  1. Universitas Janabadra
  2. Universitas Akprind Indonesia
  3. Politeknik YKPN

Kolaborasi ini mencakup inisiatif join resources dan sharing laboratory. Langkah ini bertujuan memperkuat kapasitas bersama dalam mendukung program Leapfrogging usul LLDIKTI V. Sinergi untuk Kemajuan Pendidikan di DIY
Politeknik LPP berkomitmen memperluas jaringan dengan mitra strategis. Inisiatif ini tidak hanya memajukan internal kampus, tetapi juga mendukung kualitas pendidikan tinggi di DIY secara umum. Oni Apriyanto berharap kerja sama yang terstruktur mampu menciptakan sinergi besar antara institusi vokasi, industri, dan mitra global. Hal ini penting untuk menjawab tantangan dunia kerja yang terus berkembang.

Melalui lokakarya ini, Politeknik LPP berbagi praktik terbaik dalam tata kelola kerja sama. Pengalaman dan inovasi mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi kampus lain untuk membangun kolaborasi yang lebih berdampak.