BPDP Beri Dukungan Politeknik LPP Laksanakan Ajang Pencarian Duta UKMK sawit 2025

LPP09734 (1)

BPDP beri dukungan Politeknik LPP laksanakan ajang pencarian duta UKMK sawit 2025

Politeknik LPP Yogyakarta menjalin kolaborasi dengan Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) untuk mencari Duta UKMK Sawit. Mereka menggelar rangkaian kegiatan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Yogyakarta di BLK LPP Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Kegiatan ini berlangsung dari 9 hingga 14 Februari 2025 dengan melibatkan 30 peserta hasil seleksi ketat. Pada awalnya, selama hampir satu minggu, para peserta diwajibkan mengikuti pelatihan kedisiplinan dan pengembangan karakter yang intensif.

Selain itu, mereka juga mendalami pengetahuan mendalam mengenai industri sawit. Tidak hanya itu, para peserta pun dibekali dengan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab mereka ke depan sebagai calon duta UKMK sawit. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang untuk membentuk perwakilan yang kompeten dan berintegritas di sektor tersebut.

Wakil Direktur I Politeknik LPP Yogyakarta, Ibu Ratna Sri Harjanti, membuka acara ini secara resmi. Kepala Divisi UKMK BPDP, Bapak Helmi Muhansyah, turut hadir secara daring bersama para pegiat UKM mitra. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Bapak Rahmat, hadir secara luring mewakili Bupati Lebak.

Dalam sambutannya, Bapak Helmi Muhansyah menekankan peran penting mahasiswa sebagai Generasi Z. Menurutnya, mahasiswa memiliki akses luas ke ruang digital untuk mengedukasi masyarakat tentang kebaikan sawit. Beliau berharap calon duta ini mampu mendorong munculnya produk-produk inovatif berbahan sawit melalui sektor UKMK.

Ibu Ratna Sri Harjanti juga menambahkan bahwa pengetahuan tentang pemanfaatan sawit sangat krusial bagi generasi muda. Program ini bertujuan mengenalkan proses pembuatan produk dari bahan baku maupun limbah sawit. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada BPDP atas terselenggaranya kegiatan yang inspiratif ini.

Pemerintah Kabupaten Lebak turut memberikan dukungan penuh. Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Ibu Imam Suangsa, mendorong mahasiswa untuk berkolaborasi dengan masyarakat. Mahasiswa berperan mendampingi warga dalam mengolah limbah sawit menjadi produk bernilai guna. Bapak Rahmat pun menyoroti potensi besar lahan sawit di Lebak dan Pandeglang yang belum tergarap optimal oleh perajin lokal.

Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga mengikuti sesi praktik pada Kamis, 13 Februari 2025. Sesi ini memperkuat peran mahasiswa dalam mengembangkan produk hilir sawit. Sebelum praktik, Kepala Program Studi Pengelolaan Perkebunan, Ibu Hartini, memaparkan materi hilirisasi. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi wajib mendukung peningkatan nilai tambah produk sawit melalui edukasi mahasiswa.

Ibu Fitria Nugraheni Sukmawati, CEO PU UMKM Politeknik LPP, menjelaskan peluang ekonomi dari limbah sawit. Ia memotivasi peserta untuk memanfaatkan media sosial dalam memasarkan produk. Menurutnya, inovasi pada kemasan dan model akan membantu produk UKMK sawit bersaing di pasar global.

Para peserta menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias. Salah satu peserta berharap pelatihan ini terus berlanjut di masa depan. Mereka merasa mendapatkan bekal berharga, mulai dari kedisiplinan hingga strategi kampanye sawit berkelanjutan. Melalui program ini, mahasiswa siap berkontribusi nyata bagi industri sawit nasional.